Tips Membangun Kebiasaan Positif: Metode 21/90

Tips Membangun Kebiasaan Positif: Metode 21/90

December 19, 2020 0 By Faali Muhammad

Halo Gengs, di artikel IndOcean kali ini aku akan sharing tentang tips membangun kebiasaan positif menggunakan Metode 21/90. Check it out!

Asal Mula dan Arti dari Aturan 21/90

Mungkin sebagian dari kita udah pernah denger tentang 21/90 nih, dan juga mungkin ada yang belum pernah. Aturan 21/90 dibuat oleh Dr Maxwell Maltz di sebuah buku yang ditulisnya berjudul Psycho Cybernetics, A New Way to Get More Living Out of Life.

Dr Maxwell Maltz menyampaikan bahwa membutuhkan waktu 21 hari untuk pikiran kita mengubah pandangan lama akan suatu hal menjadi pandangan baru.

Kebiasaan lama yang ingin kamu ubah, baik itu kebiasaan buruk atau kebiasaan baik yang ingin kamu upgrade lagi menjadi lebih baik dapat kamu ciptakan dengan metode ini.

Tidak Hanya untuk Perilaku Tapi Juga Pola Pikir dan Cara Pandang

Kebiasaan positif yang kita bahas ini tidak hanya terbatas pada perilaku ya, seperti bangun pagi, olahraga pagi, pergi tepat waktu, makan makanan yang sehat, dan lainnya. Pola pikir dan cara pandang akan sesuatu juga dapat kita ubah.

Contohnya. Pasti pernah denger istilah “Senang Melihat Orang Susah dan Susah Melihat Orang Senang“. Misal ada orang lain lagi seneng, kita langsung pengen nyinyir, ngegosipin, dan muncul negative thinking yang bermacam-macam dalam pikiran kita.

Atau pada saat muncul masalah baru dalam hidup kita, selalu yang terlintas pertama di pikiran kita adalah ngeluh.

Ya, di atas itu merupakan contoh dari pola pikir dan cara pandang yang ada di diri kita dan hal tersebut juga bisa diperbaiki dengan aturan 21/90 ini.

Buat Target (Know Your Why)

Yang pertama, kamu harus tau dulu kamu ingin jadi seperti apa, ingin jadi versi dirimu yang bagaimana nantinya. Kamu ingin punya badan yang oke dari berolahraga atau kamu ingin dikenal jadi orang yang positif dalam menjalani hidup.

Jadi kamu harus pasang target untuk punya kebiasaan berolahraga untuk punya badan yang oke dan selalu positive thinking dalam menghadapi persoalan-persoalan yang ada setiap harinya.

Ga bisa kan pengen punya badan yang oke tapi kerjaannya cuma tiduraaan aja setiap hari. Atau pengen jadi orang yang positif tapi kerjaanya ngeluuhh mulu, sampai orang-orang di sekitar jadi ikutan bete ngeliat kamu ngeluh terus.

Bayangin deh, Captain America itu menjadi sosok yang disegani dan punya aura positif yang berbeda. Pendapatnya selalu bijak dan selalu tenang dalam setiap masalah yang dihadapi tim. Kalaupun harus berdebat ga ada dia tiba-tiba tinggi hati dan ngomongin kalau misalnya dia itu pemimpin dari Avengers.

Dia dipilih sebagai pemimpin Avengers bukan karena voting, tapi karena secara alami sosoknya pantas menjadi pemimpin bagi yang lain. Padahal dia ga punya kemampuan apa-apa, punya duit engga, punya baju perang engga, dewa petir bukan, bisa terbang juga engga, cuma punya perisai dan hati yang tulus, azekk. Dia cuma manusia biasa kok tapi disegani sama pahlawan super yang lain bahkan sama alien lain.

Yah itu cerita moral untuk jadi contoh kamu dalam membuat target ya.

Konsisten

Ini yang penting dan mungkin yang tersulit. Tapi engga juga kok. Kamu cukup tahanin untuk ngelakuinnya selama 21 hari. Ada quotes nih dari Muhammad Ali, bunyinya kayak begini:

I hated every minute of training, but I said, “Don’t quit. Suffer now and live the rest of your life as a Champion!”

Aku benci setiap waktu berlatih, tapi dulu Aku berkata, “Jangan berhenti. Menderitalah sekarang dan jalani sisa hidupmu sebagai seorang Juara!”

Muhammad Ali

Muhammad Ali telah berhasil menjadi juara di dunia tinju dan dia mengatakan benci untuk berlatih, tapi ia berhasil melaluinya karena ia tau tujuannya. Dia terus menjalani latihannya karena tau apa fungsi dan manfaat dari ia berlatih meskipun tidak menyukainya.

Bagaimana jika ia tidak suka berlatih dan akhirnya jadi bolos latihan. Mungkin ga akan kita kenal ia sebagai juara sekarang. Dan kesempatan itu dimiliki oleh setiap orang.

Kamu sudah tau targetmu dan alasanmu. Bertahanlah dengan hal itu dan bersiaplah menjadi versi lebih baik dari dirimu ketika kamu telah melaluinya.

Nikmati prosesnya

Nikmatilah prosesnya, meskipun itu sulit dan sangat menyakitkan untukmu. Berolahraga itu sangat menyenangkan untuk sebagian orang dan sangat menyebalkan untuk sebagian orang yang lain.

Misal aku tanya nih ke kamu, “apa yang kamu pikirkan pertama ketika aku mengatakan “half marathon 20km” ?”

Mungkin kamu akan menjawab “20km? lari 1km aja udah males bayanginnya.” Atau kamu menjawab “asik tuh, membayangkan rasanya menghadapi tantangan ketika di perjalannya dan ketika sampai di garis finish.”

Aku bisa membayangkan kedua jawaban tersebut karena aku sendiri pernah diajak half marathon dan sangat menyenangkan ketika melakukannya. Bagaimana rasanya bertahan di km10, kehabisan air di km17, dan rasanya ketika berhasil finish. Setidaknya ketika bercerita ke orang bahwa aku pernah melakukan half marathon sejauh 23km dan hal itu benar-benar menyenangkan.

Pernah juga terjadi ketika sebelumnya aku membayangkan 20km dan kupikir hal itu benar-benar gila untuk dilakukan, hahaha.

Banyak lagi contoh yang lainnya, akan lebih baik jika kamu memikirkan contoh lainnya yang telah kamu capai sendiri di hidupmu.

Always Remember Your “WHY”

Ketika kebiasaan dapat terbentuk dari rutin melakukannya selama 21 hari, kebiasaan tersebut juga bisa hilang kembali jika tidak dilakukan selama 21 hari.

Ketika kamu telah membentuknya selama 21 hari, kamu akan merasa aneh jika tidak melakukannya sehari saja. Seperti ada yang kurang.

Tetapi jika hal ini kamu teruskan, maka kebiasaan itu dapat hilang kembali.

Selalu ingat tujuan dan targetmu setiap kamu tidak sempat melakukannya.

Jadikan Ia sebagai Life Style

Hal itu telah menjadi kebiasaanmu. Maka lanjutkanlah ke lanjutan aturannya, yaitu 90.

Kerjakan kebiasaan positif kamu selama 90 hari, maka hal itu akan menjadi gaya hidupmu. Kamu tidak terpikirkan untuk tidak melakukannya karena hal tersebut telah melekat pada dirimu. Bahwa itulah dirimu sekarang, bukan lagi dirimu pada waktu sebelumnya. Dan buatlah hal positif tersebut juga menyebar ke orang-orang di sekitarmu agar lebih banyak lagi orang-orang positif di lingkaran kehidupan kita.


Sekian post kali ini tentang membangun kebiasaan positif menggunakan metode 21/90. Semoga post ini bermanfaat dan dapat berdampak langsung ke hidupmu ya.

Kalau misal terlintas di benakmu bahwa aturan ini hanya teori saja dan ga mungkin bisa dilakukan, berarti cara pandang dan pola pikirmu masih negatif mulu nih. Harus diperbaiki pakai aturan 21/90. Hahaha…

Jangan lupa cek dan share artikel lainnya di IndOcean.id dan see you di artikel lainnya…