Pernahkah kalian merasakan ini, di saat setiap hari kalian menjalani rutinitas, tetapi kalian tidak merasakan suatu hal yang berarti, tidak ada perubahan atau sesuatu yang kalian lakukan itu terasa berarti ketika hari akan berakhir.

Di saat yang kalian lakukan di kantor adalah duduk mengerjakan hal yang harus kalian lakukan. Tidak ada perasaan bahagia dan kesenangan saat mengerjakannya. Hanya berharap ia cepat selesai, dan lagi, ada tugas lain yang menunggu kembali untuk diselesaikan.

Atau di saat berada di kantor, ketika tidak ada satu halpun yang harus kalian kerjakan, tetapi harus berpura-pura sedang mengerjakan sesuatu, sembari berharap jam makan siang datang.

Di sore hari, hanya menanti jam pulang itu tiba. Kemudian kalian pulang dengan badan dan pikiran yang kelelahan, karena yang kalian lakukan seharian hanya menghasilkan energi negatif pada saat jam kerja telah selesai.

Lalu berpikir, “apa yang harus Kulakukan esok hari, haruskah Aku berpura-pura melakukan hal yang sama sembari berharap dan menanti waktu pulang itu tiba.”

Di hari jumat, perasaan senang karena weekend akan datang, semua khayalan akan kegiatan menyenangkan dan produktif yang sangat berarti ketika melakukannya dan memberikan perubahan pada hidup.

Tetapi sayang, ketika Sabtu tiba, semua lelah di lima hari sebelumnya membuat badan tak berdaya. Satu hari hanya dilalui dengan badan yang terlemas di tempat tidur sambil berpikir “Apa yang sedang Kulakukan sekarang, Aku harus melakukan sesuatu yang berbeda di weekend inI. Besok sudah hari Minggu, hari dimana Aku sudah harus bersiap lagi untuk hari Senin.”

Saat kalian menyadari, satu hari telah berlalu, satu minggu telah berlalu, satu bulan, dua bulan, enam bulan, hingga kalian sadar, bahwa apa yang telah kalian lakukan selama ini, hingga ia berlalu begitu saja.

Kita membuang umur Kita begitu banyak hanya untuk menjalani hari-hari tanpa arti dan hasil untuk saat ini dan untuk masa depan. Lebih tidak berarti dibanding sebuah robot, yeah.. Its Like Dead Man, in Human Body…