Halo Guys. Kali ini Aku akan mereview Bluetooth Speaker yang Aku pake yaitu OontZ Angle 3 Speaker.

Di tahun 2020, sepertinya speaker sudah menjadi kebutuhan pribadi, terutama bagi pendengar musik. Volume dari smartphone ataupun laptop sepertinya tidak cukup untuk mengcover kualitas, power, dan cakupan suaranya di dalam ruangan, terutama jika kita mendengarkan musik sambil mengerjakan aktifitas lain.

Aku membeli speaker ini dari akhir Agustus 2019, jadi sudah sekitar 4 bulan Aku menggunakan OontZ Angle 3.

Kenapa Aku memilih OontZ Angle 3 untuk dibeli dibandingkan dengan bluetooth speaker lainnya? Beberapa hal yang menjadi pertimbangan pada saat memilihnya dan pengalaman setelah menggunakannya selama kurang lebih 4 bulan telah Aku rangkum menjadi beberapa aspek di bawah, check it Guys.

1. Harga

Dari segi harga, OontZ Angle 3 Speaker masih sangat terjangkau dan worth it untuk dibeli.

Menurutku speaker budget itu di kisaran harga maksimal sampai dengan 500 ribu. Walaupun disebutnya speaker budget, tapi sangat banyak speaker dengan rentang harga segitu yang punya kualitas yang sudah sangat bagus, dan OontZ Angle 3 salah satunya.

Harga OontZ Angle 3 di Website Resmi theoontz.com
image: theoontz.com

Di Website resmi oontz, harganya adalah $25.99 atau sekitar 356ribu rupiah untuk varian warna hitam dan sekitar $29.99 atau sekitar 410ribu rupiah untuk varian warna non-hitam.

Untuk di Indonesia sendiri kalau dicek di Tokopedia harganya berkisar antara 360-400 ribu, tapi kalau kalian mengeceknya di store seperti iBox harganya di kisaran 500ribu, beda 100ribuan dibanding harga normalnya, wajarlah ya.

Sebenernya speaker di rentang 300 ribu sampai 500 ribu sudah berada di level kedua menurutku. Tapi nambah budget sedikit untuk dapet speaker dengan kualitas yang lebih bagus ga masalah kan ya. Soalnya bakal kepake terus dan berpengaruh ke kenyamanan kita saat mendengarnya.

Untuk di bawah 300 ribu kalian bisa cek untuk OontZ Angle Solo. Karena kebetulan Aku beli dan makenya yang OontZ Angle 3 jadi Aku buat reviewnya yang OontZ Angle 3. Bedanya juga cuma sekitar 100 ribuan antara OontZ Angle Solo dan Oontz Angle 3.

Kalau kalian mau mengecek perbandingan OontZ Angle 3 dengan beberapa speaker brand lain di rentang harga yang sama, bisa dicek di channel Youtube Bestindotech[BIT] di video berikut…

2. Best Seller

Nah untuk yang kedua ini sebenernya mungkin kedenger agak aneh karena kalian sendiri mungkin jarang denger speaker merk OontZ. Biasanya kita dengernya speaker xiaomi, JBL, atau Harman Kardon yang barangnya sering terpampang di store-store kayak iBox.

Tapi ternyata OontZ ini merupakan item best seller di Amazon.

Amazon Portable Bluetooth Speakers Best Sellers
Amazon Best Sellers
(image: Amazon.com)

Bahkan terakhir aku cek di tanggal 15 Januari 2020, OontZ Angle 3 ada di urutan pertama Portable Bluetooth Speaker Best Seller.

Jadi untuk kualitas harusnya engga perlu diraguin lagi ya kan.

3. Bentuk

Dari segi bentuk, saat dilihat pertama kali kesanku ke bluetooth speaker ini adalah unik.

Bentuknya prisma segi tiga dengan satu sisinya adalah tempat audionya keluar, lalu di sisi lain terdapat tombol-tombol on-off, bluetooth, dan di sisi bagian bawahnya terdapat karet agar tidak licin pada saat diletakkan.

OontZ Angle 3
(image: blanja.com)

Kalau dibanding dengan portable bluetooth lainnya dengan ukuran yang sama, OontZ Angle 3 ini termasuk yang paling kokoh. Karena aku bisa meletakkannya di tempat miring sekalipun, dengan bentuknya yang semakin ke atas semakin mengerucut dan juga bobotnya yang ringan membuatnya tidak mudah selip.

Berbeda dengan bluetooth speaker yang bentuknya silinder atau balok yang bagian tapak bawahnya itu kecil banget, sehingga kita harus meletakkannya di tempat yang bener-bener rata.

4. Suara

Meskipun Aku sendiri tidak begitu paham masalah audio, tapi dari review-review yang pernah Aku tonton dan dari pengalamanku sendiri. Untuk suara sudah lebih dari cukup. Bassnya oke dan powernya luar biasa, walaupun memang pada saat kondisi volume full suaranya sedikit pecah tetapi masih cukup nyaman pada saat didengar.

Malah di kamar kosku sangat jarang Aku menyetelnya di kondisi volume full, paling sekitaran 50-80%. Cukup diletakkan di tengah-tengah ruangan dan itu sudah cukup untuk menjangkau ke semua sisi ruangan.

Jika kamu berencana menggunakannya untuk dipakai sendiri di ruangan yang tidak begitu besar, suara dari OontZ Angle 3 ini sudah sangat pas untuk kondisi itu.

5. Fitur

Untuk fitur, ini merupakan aspek yang paling oke nih. Kenapa? Karena Aku tipe orang yang ga suka ribet dan maunya yang serba simpel.

Jadi OontZ Angle 3 ini, sekali kamu tekan tombol on nya sekali maka dia akan langsung menyambung ke smartphone.

Jadi ketika kamu memutar lagu atau film di smartphone kemudian tekan tombol on di speakernya, maka secara otomatis speaker akan langsung tersambung ke smartphone dan suaranya akan langsung dialihkan ke speakernya.

Dan untuk Oontz Angle 3, dia akan otomatis off apabila tidak digunakan untuk memutar suara selama 15 menit.

Aku sendiri jarang sekali menonaktifkan speaker ini secara manual. Ketika akan pergipun biasanya langsung kutinggalkan dengan posisi musik masih menyala, dan setelah 15 menit dia akan langsung berubah ke mode off dengan sendirinya. So simpel kan…


image: theoontz.com

Jadi, pendapatku tentang speaker OontZ Angle 3 ini, setelah menggunakannya selama 4 bulan adalah sangat puas dengan performa yang disajikan. Sangat-sangat rekomen apabila kalian ingin membeli bluetooth speaker dengan budget terjangkau dan sedang bingung untuk memilih merk apa yang harus kalian beli.

Dengan harga yang terjangkau kalian sudah mendapatkan speaker yang lengkap baik dari kualitas suara, bentuk, dan fitur.

Sekian review mengenai OontZ Angle 3 Speaker kali ini, jangan lupa untuk cek artikel lainnya dan see yaa…